Sabtu, 20 Agustus 2011

Terkadang, kita membutuhkan orang lain, hanya untuk mendengarkan curhatan hati. 

dan itu sudah cukup untuk mengobati penyakit dihati kita. Bagaimana sebalik.nya apakah kita bersedia menjadi pendengar yang baik untuk seseorang, mendengar luapan kebahagian maupun kekecewaan.ny. 
“karena sudah terlalu banyak orang yang ingin berbicara,  tapi sedikit dari kita yang mau menjadi pendengar yg baik. Melainkan ada yang mau menjadi pendengar.

ular tangga, apakah contoh kecil permainan nasib manusia,..

ular tangga, apakah contoh kecil permainan nasib manusia,..

oleh Ryhan Southgate  pada 16 Agustus 2011 jam 23:07

pernahkah anda bermain ular tangga...!!!
Ular-Tangga, permainan semasa kita kecil dulu,
adalah contoh yang bagus tentang permainan nasib manusia. Ada petak-petak yang harus dilewati. Ada tangga yang akan membawa kita naik ke petak yang lebih tinggi. Ada Ular yang akan membuat kita turun ke petak di bawahnya.
Kita hidup. Dan sedang bermain dengan banyak papan Ular-Tangga. Ada papan yang bernama kuliah. Ada papan yang bernama karir. Suka atau tidak dengan permainan yang sedang dijalaninya, setiap orang harus melangkah. Atau ia terus saja ada di petak itu. Suka tak suka, setiap orang harus mengocok dan melempar dadunya. Dan sebatas itulah ikhtiar manusia: melempar dadu (dan memprediksi hasilnya dengan teori peluang). Hasil akhirnya, berapa jumlahan yang keluar, adalah mutlak kuasa Tuhan. Apakah Ular yang akan kita temui, ataukah Tangga, Allah-lah yang mengatur. Dan disitulah nasib. Kuasa kita hanyalah sebatas melempar dadu.